
Project Details
- Name:Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali: Geotextile Non Woven Geo Indogreen Karya
- Share:
Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali: Geotextile Non Woven Geo Indogreen Karya
Selain menjadi ikon budaya, Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung juga akan menjadi jantung penggerak pariwisata Bali bagian Timur. Untuk memastikan kelancaran pematangan lahan dan perlindungan area PKB dari banjir lahar, penggunaan geosintetik pada konstruksinya menjadi sangat krusial.
Geo Indogreen Karya telah berkontribusi secara nyata pada periode Februari–Oktober 2022 melalui supply Geotextile Non Woven yang fokus pada pematangan lahan dan normalisasi daerah aliran sungai (DAS) Tukad Unda, membantu menjaga kelangsungan proyek hingga tahap konstruksi inti.
Latar belakang PKB Bali dan relevansi geotextile non woven
PKB Bali dirancang sebagai pusat kegiatan edukasi, konservasi, rekreasi, ekonomi kreatif, dan fasilitas pendukung pariwisata yang ramah lingkungan.
Keputusan gubernur dan regulasi daerah menetapkan PKB sebagai Kawasan Strategis Provinsi dengan rencana integrasi infrastruktur jalan, KA, pelabuhan, dan fasilitas Meeting Incentive Convention and Exhibition (MICE).
Perluasan kawasan ini menuntut fondasi lahan yang stabil dan perlindungan terhadap risiko banjir lahar, terutama di hilir Tukad Unda. Dalam konteks ini, geotextile non woven berperan sebagai elemen penopang pemadatan tanah dan pengelolaan aliran air untuk menjaga kekuatan tanah.
Peran jelas Geo Indogreen Karya dalam PKB Bali

Sumber Gambar: Dokumentasi Pribadi Pemasangan Geotextile Non Woven Geo Indogreen Karya pada proyek Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (1)

Sumber Gambar: Dokumentasi Pribadi Pemasangan Geotextile Non Woven Geo Indogreen Karya pada proyek Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (2)

Sumber Gambar: Dokumentasi Pribadi Pemasangan Geotextile Non Woven Geo Indogreen Karya pada proyek Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (3)
Geo Indogreen Karya masuk dan mensupply Geotextile Non Woven pada periode Februari–Oktober 2022. Fokus pekerjaan adalah pematangan lahan (penimbunan area rawa/eks galian) dan pembangunan infrastruktur pelindung seperti normalisasi DAS Tukad Unda untuk mengantisipasi risiko banjir lahar.
Hingga saat itu, total lahan yang dikonsolidasikan mencapai lebih dari 334 hektare. Data ini menunjukkan kapasitas proyek kami dalam skala besar dan kedekatan kami dengan kebutuhan proyek pariwisata berkelas dunia.
Mengapa geotextile non woven relevan untuk proyek pariwisata berskala besar
Proyek PKB Bali membutuhkan stabilitas lahan dan perlindungan terhadap perubahan lingkungan, terutama saat pematangan lahan dan normalisasi sungai dilakukan.
Geotextile non woven membantu mempercepat pemadatan tanah melakukan pemisahan dan filtrasi, sehingga potensi gangguan dan pergeseran tanah dapat diminimalkan tanpa menambah kompleksitas pekerjaan.
Nilai tambah Geo Indogreen Karya bagi kontraktor pariwisata
Pengalaman panjang kami di proyek-proyek konstruksi pariwisata menanam kepercayaan bahwa geotextile non woven kami memenuhi standar kualitas untuk pematangan lahan, stabilisasi DAS, dan perlindungan terhadap risiko lingkungan.
Dengan track record jelas di PKB Bali, kami siap menjadi distributor geotextile non woven yang memenuhi standar kualitas dan timeline proyek Anda.
Lihat Proyek Geo Indogreen Karya lainnya di sini.
Kesimpulan
Lokasi PKB Bali di Klungkung menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah, kontraktor, dan supplier material berkualitas tinggi menghasilkan lingkungan pariwisata yang berkelanjutan. Geo Indogreen Karya siap menjadi mitra tepercaya Anda untuk geotextile non woven—mendukung pematangan lahan, perlindungan DAS, dan kelanjutan infrastruktur proyek pariwisata.
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan geotextile non woven.

