Konstruksi Bangunan Embung dengan Lapisan Geomembrane

Jual Geotextile Non Woven company kami Geoindogreen perlu menginformasikan perihal Konstruksi Bangunan Embung dengan Lapisan Geomembrane secara tepat guna

Jual Geotextile Non Woven

Konstruksi   bangunan   embung   dengan   lapisan   geomembrane   pada   dasar   sama   dengan   konstruksi   bangunan penampungan  air  secara  konvensional  lainnya.  Hanya  dengan  adanya  lapisan  geomembrane,  justru  konstruksinya menjadi  lebih  flexible  mengikuti  permasalahan  yang  ada  terutama  menyangkut  tanah  dasar  kolam.  Dengan  adanya geomembrane,  maka  kolam  penampungan  air  tetap  terdapat  pada  lokasi-lokasi  yang  sulit  jika  menggunakan  cara konvensional. Untuk kondisi tanah dasar yang cukup baik, maka pembuatan kolam dapat dilakukan langsung dengan cara  penggalian  tanah  selanjutnya  diikuti  penggelaran  geomembrane  sebagai  lapisan  kedap  air.

Jual Geotextile Non Woven

Untuk  lokasi-lokasi yang  mempunyai  daya  dukung  tanah  yang  rendah,  maka  penggunaan geomembrane  dapat  dikombinasikan  dengan penggunaan bahan geotextile yang berfungsi meningkatkan kuat dukung tanah dasar kolam. Sedangkan untuk tanah yang mempunyai muka air tanah yang tinggi, dapat dibuat suatu system yang akan menjaga agar muka air tanah tetap stabil, atau pembuatan kolam penampungan air diatas muka tanah asli  dengan system tanggul. Selanjutnya  ilustrasi gambar-gambar  tipikal  geomembrane  sebagai  “liner” didasar  bangunan embung  seperti terlihat  pada  gambar  berikut ini :

Gambar.A :

Beberapa bentuk pemasangan geomembrane sebagai “liner” didasar kolam penampungan air :

-Sebagai “liner” biasa tanpa proteksi.

-Sebagai “liner” yang ditutup dengan lapisan tanah

-Sebagai ”liner” dengan proteksi geotextile dibawahnya

-Sebagai ”liner” dengan proteksi dibawahnya dan lapisan tanah diatasnya

        Fungsi  geotextile  pada  bangunan  kolam  penampungan  air  diatas  adalah  sebagai  perkuatan  (Reinforcement) yaitu untuk meningkatkan daya dukung tanah dasar yang  lunak, juga berfungsi sebagai ”drainasi” yaitu untuk menurunkan muka air tanah agar selalu dibawah bangunan kolam. Untuk  tanah  yang  mempunyai  muka  air  tanah  tinggi  maka  kolam  penampungan  dapat  dibuat  dengan  sistem tanggul  seperti  terlihat  pada  gambar  .B.  Bila  tanah  dasar/  asli  sangat  lembek,  atau  bilamana  tanah  setempat kurang  memenuhi  syarat  sebagai  tanah  timbunan,  pembuatan  tanggul  dapat  tetap  dilaksanakan  dengan bantuan bahan geotextile sebagai bahan perkuatan lereng tanggul seperti terlihat pada gambar .C.